Skip to main content
close

Aktor Pendukung Ini Menang di Baeksang 2025, Tapi Wajahnya Sering Kamu Lihat di Iklan!

Pemenang Baeksang Arts Awards 2025 - Lengkap & Terbaru


Pemenang Baeksang Arts Awards 2025 - Daftar Lengkap & Terbaru

Hai K-popers dan penggemar drakor! 🎉 Acara penghargaan paling ditunggu di Korea, Baeksang Arts Awards 2025, sudah selesai digelar nih. Tahun ini acaranya berlangsung meriah di COEX Auditorium, Seoul, dan disiarkan langsung oleh JTBC.

Banyak aktor, aktris, hingga kru produksi terbaik dari film dan drama bersaing ketat untuk membawa pulang trofi emas bergengsi ini. Yuk, kita lihat siapa aja para pemenangnya!

🎬 Kategori Film

KategoriPemenang
Film Terbaik12.12: The Day (Sutradara Kim Sung-su)
Aktor TerbaikJung Woo-sung (12.12: The Day)
Aktris TerbaikJeon Do-yeon (The Way of the Wind)
Sutradara TerbaikPark Chan-wook (The Bat)
Penulis Naskah TerbaikYoon Tae-ho & Han Ji-min (Parasite: Reunion)
Aktor Pendukung TerbaikSol Kyung-gu (12.12: The Day)
Aktris Pendukung TerbaikLee Hye-young (The Last Letter)
Film Indie TerbaikMidnight Bus

Film 12.12: The Day sukses mencuri perhatian. Gak cuma karena ceritanya yang serius dan mendalam soal sejarah Korea, tapi juga akting Jung Woo-sung yang bikin penonton geleng-geleng kepala. Ia bahkan berhasil bawa pulang penghargaan Aktor Terbaik!

Park Chan-wook juga kembali mengukuhkan dirinya sebagai salah satu sutradara legendaris dengan film barunya, The Bat. Dan buat kalian yang suka film indie, Midnight Bus jadi juara di kategorinya — film sederhana tapi menyentuh banget.

📺 Kategori Drama/TV

KategoriPemenang
Drama TV TerbaikQueen of Tears (tvN)
Aktor TerbaikKim Soo-hyun (Trolley / Moving)
Aktris TerbaikSeo Hyun-jin (Queen of Tears)
Sutradara TerbaikJang Young-wan (Moving)
Penulis Naskah TerbaikPark Ji-eun (Queen of Tears)
Aktor Pendukung TerbaikGo Chang-seok (Moving)
Aktris Pendukung TerbaikKim Hye-eun (Moving)
Program Hiburan TerbaikRunning Man (SBS)
Program Dokumenter TerbaikBeyond the Sea: Ulleungdo Stories (EBS)

Kalau kamu masih inget, Queen of Tears sempat bikin banyak orang menangis dan ngakak bareng pas tayang di tvN. Seo Hyun-jin dan Park Hyung-sik memang cocok banget jadi pasangan. Nggak heran kalau drama ini bawa pulang banyak penghargaan, termasuk Aktris Terbaik dan Drama Terbaik.

Tapi yang paling bikin heboh adalah Kim Soo-hyun, yang berhasil menang sebagai Aktor Terbaik. Ia bahkan bisa meraih penghargaan Daesang (Penghargaan Utama) baik di kategori film maupun drama selama kariernya — sesuatu yang belum pernah dilakukan aktor mana pun sebelumnya. Mantap banget, ya!

Dan tentu aja, Moving juga jadi bintang malam ini. Serial tentang anak-anak superhuman ini sukses menang di beberapa kategori, mulai dari Sutradara Terbaik sampai Penulis Naskah Terbaik.

🌟 Penghargaan Khusus

PenghargaanPenerima
Daesang - FilmPark Chan-wook
Daesang - DramaKim Soo-hyun
Penghargaan PopulerKim Hye-jun & Ryu Deok-hwan (Moving)

Kim Soo-hyun dan Park Chan-wook jadi bintang utama malam itu. Kim Soo-hyun dibilang sebagai "raja" karena bisa menang di dua bidang besar, sedangkan Park Chan-wook tetap eksis dengan karya-karyanya yang unik dan berani.

🎤 Beberapa Kutipan Menarik Saat Menerima Penghargaan

“Terima kasih buat semua tim, penulis, sutradara, dan Park Hyung-sik. Tanpa kalian, aku gak akan bisa jadi bagian dari drama yang begitu indah.” – Seo Hyun-jin
“Seni harus mengganggu, harus membuat kita berpikir ulang. Kalau tadi malam aku bikin kalian tidak nyaman, maka saya puas.” – Park Chan-wook
“Sebagai seniman, kita punya tanggung jawab besar untuk menceritakan kisah yang penting, meskipun kadang itu cerita yang menyakitkan.” – Jung Woo-sung

🏆 Penutup

Baeksang Arts Awards 2025 benar-benar menunjukkan betapa berkualitasnya industri hiburan Korea saat ini. Dari film yang mendalam, drama yang bikin baper, hingga program TV yang menghibur, semuanya hadir dengan standar tinggi.

Bagi para pemenang, ini adalah momen emas. Bagi kita yang nonton, ini adalah bukti bahwa kita hidup di masa keemasan hiburan Korea. Sampai jumpa di Baeksang tahun depan! 👋

Comments

Popular posts from this blog

Cinta atau Investasi Bodong? Kenali Red Flag Cowok Mokondo Sebelum Terlambat.

Fenomena dalam dunia percintaan modern sering kali memunculkan pertanyaan unik: mengapa banyak perempuan yang cantik, pintar, dan memiliki karier cemerlang justru memilih pasangan yang secara finansial tidak mapan atau sering disebut sebagai cowok "Mokondo"? Artikel ini akan mengupas tuntas fenomena ini dari sudut pandang psikologi dan sosiologi. Berikut lengkapnya: 1. Pergeseran dari Hipergami ke Marrying Down Secara historis dan evolusi, perempuan cenderung melakukan hipergami,  mencari pasangan dengan status sosial atau ekonomi yang lebih tinggi demi keamanan dan perlindungan. Namun, zaman telah berubah: Kemandirian Finansial: Berkat emansipasi, banyak perempuan kini memiliki pendidikan dan penghasilan yang lebih tinggi dari laki-laki. Perubahan Kebutuhan: Karena sudah bisa menghidupi diri sendiri, kebutuhan utama perempuan bergeser dari mencari "tulang punggung" menjadi mencari "partner emosional". ...

Analisis kinerja harga mata uang kripto Toncoin (TON) selama 5 hari setelah penangkapan Pavel Durov.

Toncoin Mengalami Penurunan Harga: Peluang atau Ancaman? Toncoin Mengalami Penurunan Harga: Peluang atau Ancaman? Gejolak Harga Setelah Penangkapan Pavel Durov Toncoin (TON) menghadapi gejolak yang signifikan dalam lima hari terakhir setelah penangkapan salah satu pendiri dan CEO Telegram Pavel Durov di Paris. Hubungan erat antara Toncoin dan Telegram telah menyebabkan reaksi tajam di pasar, dengan harga TON anjlok lebih dari 25% sejak acara pada hari Sabtu. Penurunan yang tiba-tiba ini membuat banyak pemegang token berada dalam kesulitan, tidak yakin tentang masa depan token tersebut. Namun, meskipun pendapat para analis dan investor berbeda-beda, beberapa orang melihat hal ini sebagai peluang potensial. Mereka berpendapat bahwa TON mungkin memasuki zona reakumulasi, memberikan peluang bagi investor cerdas untuk membeli de...

Gus Baha & Prof. Quraish Shihab Bicara Soal Jilbab: Jawaban yang Bikin Netizen Terdiam

Sumber: Dokumentasi Sesi Tanya Jawab Gus Baha dan Prof. Quraish Shihab di UII. Artikel ini merangkum poin-poin penting dari sesi tanya jawab mendalam bersama dua tokoh besar, Gus Baha dan Prof. Quraish Shihab , yang diselenggarakan di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta pada 8 Desember 2025. Diskusi ini menyoroti bagaimana nilai Al-Qur'an tetap relevan dalam menjawab tantangan moral dan pola asuh di era modern. 1. Menghadapi Tantangan Moral Sekuler di Era Modern Seorang mahasiswa menyampaikan keresahannya mengenai gaya hidup mahasiswa saat ini yang secara ritual bertauhid, namun secara moral cenderung sekuler dan pragmatis. Menanggapi hal ini, Gus Baha memberikan sudut pandang yang menenangkan: Keresahan sebagai Tanda Iman: Gus Baha mengapresiasi penanya karena memiliki kepedulian terhadap moralitas adalah ciri orang baik. Realitas Tidak Pernah Ideal: Beliau mengingatkan bahwa kondisi ideal 100% tidak pernah ada, bahkan sejak zaman ...

(Android Game) Rovio Merilis Retry, Game Seperti Flappy Bird

Jika pengimitasian adalah bentuk sanjungan yang tulus, maka Dong Nguyen (GEARS Studio) pasti merasa sangat senang. Adalah Rovio, developer studio dibalik kesuksesan franchise Angry Bird, telah merilis sebuah game bernama Retry yang mempunyai kesamaan gameplay dengan game populer buatan Nguyen yaitu Flappy Bird. Retry menawarkan gameplay yang akrab bagi mereka yang telah memainkan Flappy Bird atau game lain dengan gameplay mirip yang banyak tersedia di Play Store. Dalam game ini, kamu mengendalikan pesawat udara bersayap kecil untuk melalui serangkaian hambatan yang semakin lama kamu bermain maka akan semakin sulit tingkatannya. Game ini tidak sepenuhnya meniru gameplay dari Flappy Bird. Retry memperkenalkan mekanika tertentu yang adiktif, tidak seperti flappy bird yang membuat pemain terkadang emosi sendiri. Retry memungkinkan pemain untuk mencoba kembali apabila gagal menyelesaikan level tertentu. Retry berfokus pada pengalaman pemain dengan memberikan suatu goal atau tujua...