Skip to main content
close

Tekanan Darah Tinggi: Kenali Risikonya agar Terhindar dari Penyakit

Tekanan Darah Tinggi: Kedua Angka Sama Pentingnya
Tekanan Darah Tinggi: Kenali Risikonya agar Terhindar dari Penyakit

Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah kondisi di mana tekanan darah di arteri terlalu tinggi. Tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kondisi kesehatan lainnya.

Tekanan darah diukur dalam dua angka: tekanan sistolik dan tekanan diastolik. Tekanan sistolik adalah tekanan darah tertinggi saat jantung berdetak. Tekanan diastolik adalah tekanan darah terendah saat jantung beristirahat di antara detak.

Selama bertahun-tahun, para ahli percaya bahwa tekanan sistolik lebih penting daripada tekanan diastolik dalam memprediksi risiko penyakit jantung. Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa kedua angka tersebut sama pentingnya.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine pada bulan September 2023, melibatkan lebih dari 300.000 orang dewasa. Para peneliti menemukan bahwa orang dengan tekanan sistolik dan diastolik tinggi memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung, stroke, dan kematian.

Risiko penyakit jantung meningkat secara signifikan seiring dengan peningkatan tekanan sistolik dan diastolik. Orang dengan tekanan sistolik 140 mmHg atau lebih tinggi dan tekanan diastolik 90 mmHg atau lebih tinggi memiliki risiko dua kali lipat terkena penyakit jantung dibandingkan orang dengan tekanan darah normal (120/80 mmHg).

Risiko stroke juga meningkat seiring dengan peningkatan tekanan sistolik dan diastolik. Orang dengan tekanan sistolik 140 mmHg atau lebih tinggi dan tekanan diastolik 90 mmHg atau lebih tinggi memiliki risiko tiga kali lipat terkena stroke dibandingkan orang dengan tekanan darah normal.

Risiko kematian juga meningkat seiring dengan peningkatan tekanan sistolik dan diastolik. Orang dengan tekanan sistolik 140 mmHg atau lebih tinggi dan tekanan diastolik 90 mmHg atau lebih tinggi memiliki risiko 20% lebih tinggi meninggal dibandingkan orang dengan tekanan darah normal.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kedua angka tekanan darah, sistolik dan diastolik, sama pentingnya dalam memprediksi risiko penyakit jantung, stroke, dan kematian.

Berikut adalah beberapa tips untuk menurunkan tekanan darah:

  • Olahraga secara teratur.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Mengonsumsi makanan yang sehat.
  • Mengurangi konsumsi garam.
  • Menghentikan merokok.

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Comments

Popular posts from this blog

Resep Kopi Susu Botolan Simpel 500ml

Resep Es Kopi Susu Botolan 500ml (Tanpa Mesin Espresso!) Setelah membahas topik berat, mari kita beralih ke sesuatu yang segar. Jika Anda ingin menyetok kopi di kulkas untuk menemani aktivitas atau persiapan bulan Ramadan, resep dari Coffee by Hendy ini sangat layak dicoba. Bahan-Bahan: 20g Kopi Bubuk/Biji Kopi (Arabika disarankan) 200ml Air untuk ekstraksi 20g Krimer Bubuk (agar lebih creamy ) 10g Kental Manis 30g Madu (sebagai pemanis alami) 300g Susu Cair (Full Cream/Fresh Milk) Cara Membuat: Ekstraksi: Seduh kopi dengan air panas (sekitar 80°C). Jika tidak ada mesin, Anda bisa menggunakan metode tubruk lalu disaring dengan saringan halus. Mixing: Campurkan krimer, kental manis, dan madu dalam satu wadah. Penyaringan: Tuangkan kopi panas ke dalam campuran pemanis sambil disaring agar tidak ada ampas yang masuk. Finishing: Tambahkan susu cair, aduk rata menggunakan frother atau sendok, lalu masukkan ke dal...

Gus Baha & Prof. Quraish Shihab Bicara Soal Jilbab: Jawaban yang Bikin Netizen Terdiam

Sumber: Dokumentasi Sesi Tanya Jawab Gus Baha dan Prof. Quraish Shihab di UII. Artikel ini merangkum poin-poin penting dari sesi tanya jawab mendalam bersama dua tokoh besar, Gus Baha dan Prof. Quraish Shihab , yang diselenggarakan di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta pada 8 Desember 2025. Diskusi ini menyoroti bagaimana nilai Al-Qur'an tetap relevan dalam menjawab tantangan moral dan pola asuh di era modern. 1. Menghadapi Tantangan Moral Sekuler di Era Modern Seorang mahasiswa menyampaikan keresahannya mengenai gaya hidup mahasiswa saat ini yang secara ritual bertauhid, namun secara moral cenderung sekuler dan pragmatis. Menanggapi hal ini, Gus Baha memberikan sudut pandang yang menenangkan: Keresahan sebagai Tanda Iman: Gus Baha mengapresiasi penanya karena memiliki kepedulian terhadap moralitas adalah ciri orang baik. Realitas Tidak Pernah Ideal: Beliau mengingatkan bahwa kondisi ideal 100% tidak pernah ada, bahkan sejak zaman ...

Aktor Pendukung Ini Menang di Baeksang 2025, Tapi Wajahnya Sering Kamu Lihat di Iklan!

Pemenang Baeksang Arts Awards 2025 - Lengkap & Terbaru Pemenang Baeksang Arts Awards 2025 - Daftar Lengkap & Terbaru Hai K-popers dan penggemar drakor! 🎉 Acara penghargaan paling ditunggu di Korea, Baeksang Arts Awards 2025 , sudah selesai digelar nih. Tahun ini acaranya berlangsung meriah di COEX Auditorium, Seoul, dan disiarkan langsung oleh JTBC. Banyak aktor, aktris, hingga kru produksi terbaik dari film dan drama bersaing ketat untuk membawa pulang trofi emas bergengsi ini. Yuk, kita lihat siapa aja para pemenangnya! 🎬 Kategori Film Kategori Pemenang Film Terbaik 12.12: The Day (Sutradara Kim Sung-su) Aktor Terbaik Jung Woo-sung ( 12.12: The Day ) Aktris Terbaik Jeon Do-yeon ( The Way of the Wind ) Sutradara Terbaik Park Chan-wook ( The Bat ) Penulis Naskah Terbaik Yoon Tae-ho & Han Ji-min ( Parasite: Reunion ) Aktor Pendukung Ter...

Cinta atau Investasi Bodong? Kenali Red Flag Cowok Mokondo Sebelum Terlambat.

Fenomena dalam dunia percintaan modern sering kali memunculkan pertanyaan unik: mengapa banyak perempuan yang cantik, pintar, dan memiliki karier cemerlang justru memilih pasangan yang secara finansial tidak mapan atau sering disebut sebagai cowok "Mokondo"? Artikel ini akan mengupas tuntas fenomena ini dari sudut pandang psikologi dan sosiologi. Berikut lengkapnya: 1. Pergeseran dari Hipergami ke Marrying Down Secara historis dan evolusi, perempuan cenderung melakukan hipergami,  mencari pasangan dengan status sosial atau ekonomi yang lebih tinggi demi keamanan dan perlindungan. Namun, zaman telah berubah: Kemandirian Finansial: Berkat emansipasi, banyak perempuan kini memiliki pendidikan dan penghasilan yang lebih tinggi dari laki-laki. Perubahan Kebutuhan: Karena sudah bisa menghidupi diri sendiri, kebutuhan utama perempuan bergeser dari mencari "tulang punggung" menjadi mencari "partner emosional". ...

Rahasia Menurunkan Hipertensi dengan Mudah: 8 Langkah Teruji untuk Kesehatan Jantung Anda

Cara Paling Mudah Menurunkan Hipertensi Cara Paling Mudah Menurunkan Hipertensi Hipertensi atau tekanan darah tinggi dikenal sebagai "pembunuh diam-diam" karena tidak menunjukkan gejala yang jelas. Padahal, jika tidak ditangani dengan benar, hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kerusakan organ lainnya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menurunkan tekanan darah tinggi dengan cara yang paling mudah. 1. Perhatikan Pola Makan Mengatur pola makan yang sehat dan seimbang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Konsumsilah makanan yang kaya akan serat, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Hindarilah makanan yang tinggi garam dan lemak jenuh, seperti makanan olahan, makanan siap saji, dan makanan cepat saji. 2. Kurangi Konsumsi Garam Garam mengandung sodium yang dapat meningkatkan tekanan darah. Oleh karena itu, mengurangi konsumsi garam sangat penting untuk menurunkan hiperten...